" SEJAHTERA BERSAMA KOPERASI DAN UMKM "
Menu

PostHeaderIcon Sekda Jateng Membuka Pelatihan di Bidang Koperasi dan UMKM

Semarang-Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, hari ini (24/1) berkenan secara resmi membuka pelatihan perdana di bidang koperasi dan UMKM, antara lain Pelatihan Achievement Motivation Training, Pelatihan Administrasi Pembukuan, Pelatihan Manajemen Perkoperasian, dan Pelatihan Perpajakan.  Acara ini berlangsung di aula lantai II gedung Dinas Koperasi dan UMKm Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 100 orang peserta (4 angkatan) yang berasal dari para pengelola koperasi dan para pelaku UMKM di Jawa Tengah.   Kegiatan ini merupakan pelatihan perdana yang diadakan oleh Balai Pelatihan Koperasi dan UMKM Prov. Jawa Tengah di tahun 2012 ini.

Dalam sambutannya Sekda Prov. Jawa Tengah, Hadi Prabowo menyatakan bahwa kegiatan pelatihan di bidang koperasi dan UMKM ini sangat penting artinya bagi sinergitas koperasi dan UMKM.   Di mana koperasi merupakan soko guru perekonomian Indonesia.  Dan dalam hal ini koperasi berfungsi untuk memfasilitasi pengembangan UMKM.

Kemudian Hadi Prabowo juga menyinggung tentang database perkoperasian yang dirasakan saat sekarang ini sangat dibutuhkan.   Mengingat pesatnya pertumbuhan koperasi dan UMKM di Jawa Tengah.   Diharapkan dengan adanya database perkoperasian ini, maka dapat membuka akses yang lebih mudah untuk bekerja sama dengan pihak perbankan, yaitu kerjasama di bidang permodalan dan jejaring pemasaran.

Terakhir, Hadi Prabowo juga mengingatkan kepada para peserta pelatihan agar dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik, sehingga diharapkan nantinya bisa mengaplikasikan dan mesosialisasikan di lingkungan bidang usahanya masing-masing. (Aditya F.)

<silakan klik Galeri Album Sekda Buka Pelatihan Koperasi & UMKM>

PostHeaderIcon Menkop Resmikan Renovasi Pasar Tradisional Diwak Magelang

Magelang-Menteri Koperasi dan UKM RI dalam kunjungan kerjanya di Magelang, Selasa 17/1 meresmikan Renovasi Pasar Tradisiona; Diwak, Desa Jamus Kecamatan Ngluwar kabupaten Magelang.   Dalam kesempatan tersebut Menkop dan UKM RI Syarifudin Hasan didampingi oleh Gubernur Jateng Bibit Waluyo, anggota DPR RI Rosyid Hidayat dan Tjatur Sapto Edi, Bupati Magelang Singgih Sanyoto serta Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jateng, Ir. Sujarwanto Dwiatmoko, M.Si.

Dalam sambutannya Syarif Hasan menyatakan meminta kepada Pemprov Jateng agar bisa menciptakan dua juta usaha mikro, kecil dan menengah pada tahun 2012, Syarif Hasan yakin target sebesar itu akan dapat dicapai apabila pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah mencapai 7 %, asalkan didukung oleh percepatan pembangunan infrastruktur.

Sementara itu disinggung mengenai masalah KUR, ditegaskan bahwa Pemerintah sudah memutuskan UMKM tidak perlu memberikan tambahan agunan bagi yang mengajukan pinjaman maksimal 20 juta rupiah sepanjang memiliki usaha yang jelas dan digunakan untuk usaha yang produktif bukan untuk kebutuhan konsumtif.

Selain meresmikan pasar tradisional senilai 800 juta rupiah,Menkop juga menyerahkan bantuan bagi 60 PKL senilai 350 juta rupiah untuk penataan Pedagang Kaki Lima dan  bantuan penataan UKM Mart untuk KPRI Bhakti Praja dan KSU Kencana Mulya Kota Semarang senilai 102 juta rupiah. Di samping itu juga memberikan bantuan perkuatan berupa Bantuan Pengembangan Usaha Bidang Produksi untuk Budidaya Jamur senilai 250 juta rupiah, Pembiayaan untuk 24 Koperasi senilai satu milyar dua ratus juta rupiah, Pinjaman melalui LPDB bagi 5 Koperasi senilai dua milyar enam ratus juta rupiah, Penyerahan KUR untuk 19 UKM senilai enam milyar seratus dua puluh lima juta rupiah dan Program TPKU bagi 1 Koperasi senilai 100 juta rupiah.

Berkaitan dengan UKM Mart, Menkop menyatakan bahwa Kementerian Koperasi akan terus mengembangkan Program UKM Mart, yakni Pembangunan Tempat Usaha Modern bagi para pelaku UKM untuk memasarkan barang produksinya.    Diharapkan UKM Mart sebagai pendamping pasar tradisional yang selama ini belum tertata dengan rapi dan nyaman.

Sementara itu Gubernur Jateng Bibit Waluyo menyatakan di wilayahnya saat ini tercatat ada sebanyak 1,2 juta UKM.  UKM tersebut tumbuh di berbagai kluster yang tersebar di desa-desa.  Gubernur yakin apabila kluster-kluster tersebut dikelola dengan baik akan mampu membangkitkan Perekonomian Kerakyatan.

(Bagus Andi S.)

Untuk foto-foto Menkop di Magelang, silakan klik Galeri Album Menkop Resmikan Pasar Diwak.

PostHeaderIcon Kunjungan Menkop dan UKM RI di Magelang

Menteri Koperasi dan UKM RI Syarifudin Hasan direncanakan pada hari Selasa tanggal 17 Januari 2012 akan hadir di Pasar Diwak Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang dalam rangka Peresmian Pasar Tradisional, Penataan PKL dan UKM Mart.

Sedangkan kegiatan yang akan diagendakan pada acara tersebut di antaranya Penyerahan KUR kepada koperasi dan UMKM oleh masing-masing bank, Penyerahan Sertifikat Bantuan Sosial bagi Pengembangan Koperasi Pedesaan dan Perkotaan, Penyerahan Setifikat Bantuan Tempat Praktik Keterampilan Usaha (TPKU), Penyerahan Sertifikat Bantuan Sosial Pengembangan Budidaya Jamur, Penyerahan Bantuan Kredit KUKM serta Penandatanganan Prasasti Pasar Tradisional, Penataan PKL dan UKM Mart oleh Menteri Koperasi dan UKM RI.

Selain itu Menkop juga akan melakukan dialog dengan para pedagang kaki lima di kawasan Penataan PKL Borobudur.

Kalender
January 2012
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
Buku Tamu
Name:
Email:
URL:
Comments:
Marquee Powered By Know How Media.