QUOTES
  • Sejahtera Bersama Koperasi dan UKM
  • Koperasi Indonesia Menuju Ekonomi Global
  • Koperasi dan UKM Hebat, Masyarakat Sejahtera
  • Koperasi Berkualitas, UKM Naik Kelas

Berita Terkini

25 May 2018 10:08
Pembukaan Acara Ngabuburit Bareng Dinkop UKM Jateng

Acara Ngabuburit Bareng Dinas Koperasi UKM Jawa Tengah yang diselenggarakan di UKM Center Jawa Tengah, .....baca selengkapnya

23 May 2018 08:34
Kunjungan Kerja Komisi B DPRD Jawa Tengah ke Desa Sonorejo Sukoharjo

Kunjungan Kerja Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah bersama Kadinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah .....baca selengkapnya

23 May 2018 08:30
Pelatihan Ketrampilan Usaha Produktif Bidang Boga Kab. Magelang

Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Pelatihan Ketrampilan Usaha Produktif Bidang .....baca selengkapnya

22 May 2018 13:14
Pelatihan Ketrampilan Usaha Produktif Bidang Boga di Cilacap

Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Pelatihan Ketrampilan  Usaha Produktif Bidang .....baca selengkapnya

15 May 2018 13:21
Short Course Produk Handycraft Clay

Dinas Koperasi UKM Prov Jateng mengadakan Kegiatan Short Course sebagai salah satu upaya untuk menumbuhkan Wirausaha .....baca selengkapnya

Article Archive

Interaksi

Berita


31 January 2018 10:34
Tak Harus Berpenampilan “Necis”

 

Surakarta – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jawa Tengah belum sepenuhnya memeroleh kemudahan akses modal tanpa agunan. Dari 4,131 juta pelaku UMKM di provinsi ini, baru 3,59 persen di antaranya yang sudah memeroleh penjaminan agunan oleh PT Jamkrida Jateng.

“Kalau kita lihat jumlah UMKM yang ada di Jawa Tengah yaitu sekitar 4,131 juta orang, yang sudah terjamin (agunan oleh Jamkrida Jateng) sebanyak 148 ribu atau 3,59 persen. Kalau saya gabung antara Jamkrida dan Jamkrindo, baru 569 ribu UMKM yang mendapat penjaminan dari 4,131 juta UMKM se-Jateng atau baru sekitar 13,78 persen,” terang Asisten Deputi Non Bank dan Perpajakan Kementerian Koperasi dan UKM RI Ir Suprapto MSc saat menghadiri Rapat Koordinasi PT. Jamkrida Jateng Bersama Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah bertajuk “Memperkuat Peran Kabupaten/Kota dalam Penjaminan Kredit kepada Koperasi dan UMKM melalui PT Jamkrida Jateng” di Lor Inn Hotel, Selasa (30/1).

Direktur Utama PT Jamkrida Jateng M Nasir Siregar menjelaskan, pihaknya telah memberikan penjaminan agunan untuk program kredit produktif di kabupaten/ kota. Seperti program kredit Melati di Kota Surakarta, program kredit Mawar di Kabupaten Purbalingga, dan program kredit Mentari di Kabupaten Wonogiri.

“Kami juga telah bekerja sama dengan lebih dari 88 lembaga keuangan di Jawa Tengah,” jelasnya.

Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP menyampaikan, untuk membantu UMKM, pihaknya berupaya memberikan kemudahan akses modal kepada pelaku UMKM dengan program kredit Mitra Jateng 25 atau Mitra Jateng 02 yang diluncurkan oleh Bank Jateng. Orang nomor satu di Jawa Tengah itu mencontohkan, peternak sapi mengeluhkan akses modal yang terbatas. Mereka memerlukan setidaknya Rp 50 juta untuk mengembangkan usaha ternak tersebut.

“Semalam saya bertemu dengan para inseminator. Mereka ternyata perlu plafon kira-kira Rp 50 juta. Dengan Rp 50 juta mereka bisa mengelola sapi-sapinya,” contohnya.

Ganjar pun meminta Bank Jateng “jemput bola” kepada pelaku UMKM. Bank Jateng diminta untuk menjadi street banker. Tak harus berpenampilan necis. Hal yang terpenting mereka gencar memasarkan program kredit murah, Mitra Jateng 25 atau Mitra Jateng 02, untuk melawan rentenir.

“Teman-teman Bank Jateng saya omongin agar mereka menjadi street bankerOra usahwangi-wangi. Keringat bau kecut ora apa-apa. Mlebu pasar nganggo sepatu kets, kaos oblong enthuk. Karena yang akan Anda temui harus dalam penampilan dan perasaan yang sama. Kalau perasaannya sama pasti ngeklik,” ujarnya.

Mantan anggota DPR RI itu berharap, pemasar Bank Jateng menerapkan gimmick marketing yang menarik. Misalnya mengenakan kaos-kaos promosi yang unik.

“Saya sarankan pakai kaos yang menarik untuk promosi. Umpama masuk ke Pasar Wonosobo kaosnya tulisan “Sing arep ngutang mrene!” atau “Kredit murah Bro!” jadi orang datang itu eye catching,” sarannya.

Sumber : Humas Provinsi Jawa Tengah (https://jatengprov.go.id)

Buku Tamu

12 June 2014
Argo Hono - Dinkop UMKM Jawa Tengah semakin maju

08 July 2014
Fadjar - Website dinkop tampilannya baru ya? Semoga sukses...

08 July 2014
mulyono - sukses selalu..badan ukm nya dan pelaku ukm tambah sukses,,amin

14 July 2014
PT. EZRA PRATAMA - sebagai Pelaku UMKM kami mengapresiasi langkah Dinkop di dalam Teknologi Informasi..

14 July 2014
A. Supriadi - Admin yth... selamat atas tampilan baru webnya... yang menjadi pertanyaannya.... Apakah SOTK Dinkop sudah berubah..? dulu setahu saya : DINAS KOPERASI USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH tapi sekarang kok " DINAS KOPERASI USAHA MENENGAH KECIL DAN MIKRO ".

Submit View

Link