QUOTES
  • Sejahtera Bersama Koperasi dan UKM
  • Koperasi Indonesia Menuju Ekonomi Global
  • Koperasi dan UKM Hebat, Masyarakat Sejahtera
  • Koperasi Berkualitas, UKM Naik Kelas

Berita Terkini

22 May 2018 13:14
Pelatihan Ketrampilan Usaha Produktif Bidang Boga di Cilacap

Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Pelatihan Ketrampilan  Usaha Produktif Bidang .....baca selengkapnya

15 May 2018 13:21
Short Course Produk Handycraft Clay

Dinas Koperasi UKM Prov Jateng mengadakan Kegiatan Short Course sebagai salah satu upaya untuk menumbuhkan Wirausaha .....baca selengkapnya

11 May 2018 08:31
Pelatihan Perkoperasian Syariah Bagi SDM KSPPS

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Tengah, Ema Rachmawati membuka Pelatihan Perkoperasian Syariah .....baca selengkapnya

09 May 2018 13:28
Kegiatan Temu Pembiayaan Program Kemitraan bagi UMKM di Kabupaten Tegal

Dinas Koperasi UKM Prov Jateng menyelenggarakan Kegiatan Temu Pembiayaan Program Kemitraan bagi UMKM di Kabupaten .....baca selengkapnya

08 May 2018 15:12
Short Course Pengembangan Layanan PLUT Produk Handycraft di Kabupaten Banyumas

Short Course Pengembangan layanan PLUT produk handycraft di Kabupaten Banyumas sebagai salah satu bentuk fasilitasi .....baca selengkapnya

Article Archive

Interaksi

Berita


16 May 2018 07:40
Koperasi Pesisir Tingkatkan Ekonomi Nelayan

 

PATI - Adagium koperasi sebagai soko guru perokonomian rupanya masih sangat relevan. Terbukti keberadaan koperasi mampu meningkatkan taraf ekonomi para anggotanya.

Adalah Koperasi Rukun Artha Santosa (RAS) di Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati. Koperasi ini beranggotakan 725 orang yang bisa dikata, 90 persen menggantungkan hidup dari laut.

Supi'i Manajer Koperasi RAS mengatakan, saat ini koperasi ini selain mengayomi para anggotanya, juga telah memiliki aset berupa tiga kapal. Satu kapal berukuran berukuran 99 gross ton yang biasa melaut ke selat Makassar dan dan dua kapal berukuran 159 gross ton yang memiliki wilayah cakupan melaut di laut Arafuru.

Aset kapal yang dimiliki, kata Supi'i, jika diakumulasikan berjumlah lebih dari 300 gross ton. Maka, demi berlangsungnya opersional koperasi, maka dibentuklah Perseroan Terbatas (PT) dengan nama yang sama sebagai sesuai dengan aturan pemerintah.

"Memang aturan pemerintah aset kapal minimal 300 gross ton harus dikelola PT, maka kami bentuk PT pada tahun 2012," kata Supi'i saat ditemui di kantornya, Selasa (15/5/2018).

Keberadaan kapal itu, katanya, merupakan aset yang hasilnya diperuntukkan bagi kesejahteraan anggota yang bertindak sebagai anak buah kapal (ABK) serta keberlangsungan koperasi.

Hal lain yang dilakukan oleh koperasi ini yakni dengan memberi fasilitas pinjaman kepada anggotanya senilai Rp 500 juta untuk keperluan pemasangan alat tangkap rawai dasar.

Setelah itu, kata Supi'i, para anggota yang difasilitasi pinjaman tersebut rupanya bisa berkembang. Buktinya, aset yang dimiliki oleh anggotanya dari hasil pinjaman kini mengalami peningkatan.

"Mereka kini tak lagi meminjam di (koperasi) ini lagi. Tapi masih anggota. Karena skala pinjamannya untuk kebutuhan melaut terhitung tinggi. Maka butuh campur tangan bank," katanya.

Keperluan anggota yang hendak melaut, katanya, biasa mengambil modal terlebih dahulu dari koperasi. Bahkan, untuk menunjang sekaligus memermudah, Supi'i berkata, terkada agunan dari anggota tersebut tidak sesuai dengan nilai yang dipinjam.

"Tapi anggota itu tidak nakal, kan kita punya datanya," katanya.

Menyangkut kebijakan pemerintah yang melarang alat tangkap cantrang, Supi'i berkata, anggotanya telah diwanti-wanti untuk berpindah ke alat tangkap ramah lingkungan sejak 2015.

Untuk memfasilitasinya, anghota pun boleh melakukan pinjaman sesuai dengan kebutuhan pergantian alat tangkap.

"Tapi ya tidak sepenuhnya kami meminjami. Biasanya ngambil di bank Rp 1 miliar, nanti kekurangannya mungkin Rp 1.5 miliar kami yang meminami," katanya.

Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah Bima Kartika mengatakan, memang keberadaan koperasi mampu meningkatkan taraf ekonomi anggotanya. Sayaratnya harus dihalankan dengan manajemen yang baik serta transparan.

"Misalnya Koperasi RAS ini mampu menjadi batu lonjatan perkonomian bagi anggotanya," katanya.

 

Sumber : http://jateng.tribunnews.com

Penulis: Rifqi Gozali

Editor: Catur waskito Edy

Buku Tamu

12 June 2014
Argo Hono - Dinkop UMKM Jawa Tengah semakin maju

08 July 2014
Fadjar - Website dinkop tampilannya baru ya? Semoga sukses...

08 July 2014
mulyono - sukses selalu..badan ukm nya dan pelaku ukm tambah sukses,,amin

14 July 2014
PT. EZRA PRATAMA - sebagai Pelaku UMKM kami mengapresiasi langkah Dinkop di dalam Teknologi Informasi..

14 July 2014
A. Supriadi - Admin yth... selamat atas tampilan baru webnya... yang menjadi pertanyaannya.... Apakah SOTK Dinkop sudah berubah..? dulu setahu saya : DINAS KOPERASI USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH tapi sekarang kok " DINAS KOPERASI USAHA MENENGAH KECIL DAN MIKRO ".

Submit View

Link