SHIDOBIRU SIAP BIRUKAN DUNIA

Pernahkan terlintas di benak anda, asal-usul cantiknya warna-warni baju batik yang anda kenakan? apakah anda tahu bahwa salah satu warna dari baju batik tersebut dapat dihasilkan dari sebuah tanaman yang bernama strobilanthes?

Ya, tanaman strobilanthes atau lebih tepatnya stobilanthes cusia adalah salah satu jenis tanaman yang dapat menghasilkan warna biru. Di Temanggung, tanaman ini banyak tumbuh dan dibudidayakan oleh petani, salah satunya di Kecamatan Wonoboyo, Kabupaten Temanggung.

Manfaat yang didapat dari tanaman tersebut mendorong sekelompok orang yang diketuai oleh Fatah Syaifur R untuk mendirikan koperasi. Sesuai dengan produk yang dihasilkan, koperasi pun bernama Koperasi Produsen Shidobiru Sakatani Makmur.

Dalam pertemuan kami dengan ketua koperasi pada Senin, 11 Oktober 2021, Fatah mengatakan bahwa tanaman tersebut diambil daun-daunnya dan dikumpulkan. Daun yang sudah terkumpul kemudian direndam dalam air selama ± 24 jam untuk memunculkan zat biru yang diikuti dengan adanya buih yang berwarna biru pula. Dari air yang telah tercampur inilah kemudian diolah lebih lanjut untuk menjadi pasta pewarna basah maupun kering agar lebih mudah digunakan dalam pewarnaan kain dan lebih mudah disimpan.

Dengan telah dikenalnya Strobilanthes cusia yang memiliki fungsi sebagai pewarna biru alami, diharapkan dapat menjadi alternatif sumber pewarna biru dalam pewarnaan kain atau untuk keperluan tekstil. Selain itu, penggunaan pewarna alami untuk mewarnai kain juga dapat terjaga kelestariannya.

Harapan dimasa mendatang, kegiatan usaha yang dijalankan koperasi saat ini dapat memicu para petani dalam pemanfaatan tanaman dengan sebaik-baiknya. Dari pemanfaatan yang optimal, perekonomian petani pun juga akan semakin terangkat.

Penulis & penyunting: PPKL Kab. Temanggung