LAPTOP UNTUK KOPERASI

Batik Lasem terus diasah
Kreatifitasmu tidak akan habis. Semakin sering kamu pakai akan semakin banyak kamu memilikinya. Itu salah satu quotes dari Maya Angelou seorang penulis puisi dan skenario yang berdarah Afrika-Amerika. Dari itu untuk mengasah kreatifitas seseorang selalu belajar untuk memperkaya kreatifitas itu.

Itu yang dilakukan oleh Koperasi Batik Lasem dan Anggota-Anggotanya. Untuk menjadi terkenal dan banyak diminati orang, suatu kreatifitas Batik tulis Lasem harus selalu dikembangkan agar lebih menarik. Pembatikpun harus belajar dan terus belajar untuk bisa mengembangkan batiknya.

Hari ini Koperasi Batik Lasem dan anggota-anggotanya ikut belajar bersama dengan Universitas Islam Batik Surakarta di Pollos Hotel Kabupaten Rembang, dalam acara Forum Group Discussion (FGD) dengan judul “Srategi Peningkatan Daya Saing Usaha Kecil san Menengah Batik berbasis Green Enterpreneurship Menghadapi Industri 4.0 di Kabupaten Rembang.

Dalam hal ini dihadiri langsung oleh ibu Dekranasda Kabupaten Rembang Ibu Hasiroh Hafidz, Bapak Drs. Akhsanuddin, MM selaku Kepala Dinindagkopukm Kabupaten Rembang, Rektor Unisba Dr. Amir beserta rombongan. Dalam kesempatan ini, pembatik diajarkan untuk lebih melihat peluang pasar serta pemasaran dengan memanfaatkan tehnologi untuk pengembangan usaha batik Lasem dikancah nasional bahkan bisa meluas sampai internasional.

Dengan adanya penelitian ini, pembatik akan diajarkan pemasaran serta mengembangkan kreasi motif agar menjadi motif baru yang bisa langsung dibuat baju untuk bisa langsung dipasarkan tanpa harus membeli lembaran kain saja. Sehingga bisa bersaing dengan batik Solo, Yogja bahkan Pekalongan.

Ditutupnya acara ini dengan pemberian laptop untuk koperasi Batik Lasem dan anggotanya untuk bisa dimanfaatkan agar pemasaran batik Lasem tidak hanya offline tapi bisa dipasarkan secara online. Semoga penelitian ini juga bisa memajukan UKM batik agar batik Lasem mendunia.

#penyuluhkoperasi
#kemenkopriukm
#dinkopjateng