KAMI MENCOBA BANGKIT!

Keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) Pengurus selama ini membuat KSU Gardu Tani Al Barokah berjalan pincang. Koperasi yang berbadan hukum pada tahun 2002 mulai menata langkah kembali, menyusun strategi, untuk memajukan koperasi.

Ketua pengurus menyampaikan bahwa semangat Bung Hatta menjadi langkah awal untuk memulai gebrakan bagi koperasi yang cukup lama mati suri. Pengurus mendatangi Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Semarang untuk berkonsultasi.

"Hal apa saja sih yang diperlukan koperasi agar bisa berjalan normal kembali?"

Pertanyaan itulah yang disampaikan oleh pengurus kepada PPKL pertama kali. Hal yang pertama kami lakukan adalah mengecek anggaran dasar untuk sinkronisasi data yang berhubungan dengan simpanan wajib, keanggotaan, periode kepengurusan dan lain sebagainya.

Langkah berikutnya adalah pengecekan laporan pertanggungjawaban kepengurusan tutup buku tahun 2020. Berfokus di neraca yang dilampirkan, kami menemukan beberapa point yang sebaiknya lebih diperinci dan diperbaiki.

Setelah perbincangan yang panjang lebar mengenai laporan keuangan koperasi, kami juga memberikan informasi mengenai sertifikat Nomor Induk Koperasi (NIK) dan Nomor Ijin Berusaha (NIB). Dimana hal tersebut diwajibkan bagi koperasi untuk memiliki.
Koperasi Jaya, Anggota Sejahtera
Salam aktivator koperasi.

#PPKLKabupatenSemarang