BIMBINGAN TEKNIS DIGITALISASI USAHA UMKM TERDAMPAK COVID-19

Sebagai salah satu penggerak ekonomi nasional, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) harus dapat beradaptasi dengan era digital. Walau begitu, terdapat beberapa tantangan untuk para UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital, terutama market place atau e-commerce.
Terdapat kenaikan UMKM yang sangat signifikan dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai wadah mereka berjualan. Selama pandemi COVID-19, ada kenaikan yang sangat luar biasa yang terhubung ke ekosistem digital. selama 8 tahun sebelumnya sampai pandemi, baru 8 juta pelaku usaha yang sudah on boarding dalam penggunaan digitalisasi.
Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah melalui Bidang Restrukturisasi dan Pembiayaan mengadakan Bintek BIMBINGAN TEKNIS DIGITALISASI USAHA UMKM TERDAMPAK COVID-19” sebagai wujud pemberdayaan SDM UMKM supaya lebih mengembangkan skill wirausaha di dunia digitalisasi. Dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi UKM Kabupaten Banyumas, Drs Joko Wahyono, MSi, sekaligus memberikan arahan dan membuka acara kegiatan ini, dan peserta pelaku UMKM sektor Produksi, Jasa maupun dari Sektor Kuliner. Bertempat di Hotel Meotel by Dafam Purwokerto. Sebanyak 30 peserta dari 6 Kabupaten yaitu Kebumen, Banyumas, Cilacap, Purwokerto, Banjarnegara dan Purbalingga mengikuti kegiatan selama 3 hari pada tanggal 29 November sampai 01 desember 2021
Menghadirkan narasumber yang kompeten dan berpengalaman dalam dunia usah digitalisasi, antara lain:
1. Kebontop memberikan pola pikir baru dalam dunia usaha saat ini kepada UMKM
2. Bank BRI yang mengenalkan aplikasi Strobery, Qris dan pembiayaan kepada UMKM
3. Buku warung berbagi ilmu mengenai pengelolaan usaha melalui platform digital yang lebih praktis dan efisien
4. Kampus Shopee sebagai marketplace terkemuka saat ini yang membagikan tips and tricks dalam meningkatkan pemasaran online pelaku UMKM
Harapan dari kegiatan ini merubah mindset pelaku UMKM diantaranya Pemanfaatan teknologi informasi untuk lebih meningkatkan produktifitas dan efisiensi usaha, Mampu menganalisa peluang usaha melalui digitalisasi, Mampu meningkatkan skill pemasaranya melalui market place online, Berpikiran kreatif, inovatif dan efektif dalam menentukan manajemen waktu dan produk dagangan di media online, Mampu bersaing dipasar online dengan jangakauan pemasaran yang tak terbatas, Penumbuhan semangat untuk bangkit dimasa peandemi covid-19.
“Muka loe bisa narsis di medsos produk loe juga ikut narsis dimedsos”
# UMKM bangkit
# UMKM melek digital
# UMKM mandiri
# UMKM naik kelas