Di tangan mereka Masa Depan Batik Borobudur menjadi tumpuan.

Rabu, 19 Januari 2022. Pelatihan batik lanjutan yang telah diklaksanakan selama 10 hari mulai tanggal 10 s.d 19 januari 2022 di Balatkop UKM Provinsi Jawa Tengah telah usai. Pada kesempatan ini, peserta banyak belajar tentang batik khususnya motif untuk mendukung DPSP Borobudur.

Banyak ilmu yang dapat diperoleh disini, karena meskipun peserta pelatihan sudah memiliki Kelompok Usaha Bersama (KUB) namun ternyata batik yang dibuat selama ini terkesan asal-asalan. Bu Olif selaku instruktur menceritakan bahwa semangat peserta dapat menghasilkan satu kain batik masing-masing peserta dan memiliki motif yang berbeda. Beliau juga berpesan kepada peserta agar semangat dan konsisten dalam menjalankan usahanya.

Tidak jauh berbeda, pak Ferry selaku perwakilan dari PT HM Sampoerna Tbk. Berpesan supaya peserta terus memacu dirinya untuk berkembang dengan cara memodifikasi ilmu yang sudah diberikan oleh Instruktur. Beliau juga berpesan bahwa dalam berwirausaha pasti ada hambatan dimana hambatan itu adalah diri sendiri tetapi harus mampu melawannya dan percaya diri karena pasti selalu ada jalan. Pak Ferry pun menaruh harapan kepada peserta untuk bisa lebih semangat lebih termotivasi hingga bisa menjadi masterpiece.

Terakhir, pak Hatta selaku Kepala Balatkop UKM Provinsi Jawa Tengah berharap supaya kegiatan sinergi Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah dengan PT HM Sampoerna Tbk. Tidak hanya berhenti disini karena perlu dibuat jekas khusus untuk desain geometris sebagai tindak lanjut dari pelatihan batik lanjutan supaya batik Magelang bisa lebih variative dan berwarna. Beliau juga berpesan kepeda peserta dimana peserta merupakan wakil dari KUB sehingga peserta dapat menularkan ilmu yang sudah didapat kepada teman-temannya karena hal tersebut tentu dapat mendukung kegiatan DPSP Borobudur dan menjadikan batik yang dibuat sebagai ikon Magelang Borobudur.