Bimtek kemasan Produk UKM

Purwokerto - sebanyak 25 orang pelaku UMKM makanan selama 4 hari dari tanggal 24 s.d 27 Januari 2022 mengikuti kegiatan Bimbingan teknis pengembangan desain kemasan produk UKM di Hotel Meotel Purwokerto.
Kegiatan yang sama juga diselenggarakan di hotel Solia Solo

UKM yang diikutkan dalam kegiatan bintek ini diutamakan UKM yang mempunyai produk makanan khas daerah sudah PIRT namun tidak didukung kemasan yang menarik dan memenuhi standar untuk bisa dipasarkan di supermarket, minimarket dan outlet-outlet toko pusat oleh-oleh.
Dalam sambutan tertulisnya Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah Ema Rachmawati mengatakan, ditengah kondisi pandemi UKM dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif serta pandai mencari terobosan-terobosan atau strategi dalam upaya untuk memasarkan produknya.
Digitalisasi menjadi hal yang mutlak harus dilakukan oleh para UKM seperti jualan melalui Online, memanfaatkan media sosial, E-Commerce dsb.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus membantu dan mendampingi para pelaku UKM Jawa Tengah.
Beberapa program telah disiapkan untuk membantu pemasaran produk UKM seperti Bintek Digital Marketing, Business Matching, Bisnis Language, Market Inteligent, mengikutkan para UKM dalam berbagai pameran dsb.
Bahkan belum lama ini Gubernur Ganjar Pranowo melakukan Launching Dekranasda Jateng Store di Bandara YIA Yogjakarta, Dekranasda Jateng Store ini adalah Gallery ketiga setelah sebelumnya ada Gallery UKM di Pasargede Bandara YIA dan Gallery UKM Jateng di Bandara A. Yani Semarang.
Selain itu ada juga Drakor yaitu Dekranasda
Review and Auction berupa penjualan produk UKM secara langsung melalui sistem lelang lewat akun Instagram ibu Atiqoh Ganjar Pranowo, ini semua adalah bentuk kebeperpihakan pemerintah dalam membantu UKM terutama pada sektor pemasaran

Terkait dengan Bintek Kemasan Kadinas Koperasi UKM mengharapkan agar para pelaku UKM terus meningkatkan kualitas produk, melakukan jejaring dengan toko pusat oleh-oleh, mini market, supermarket dan mencari peluang pasar yang lebih luas.