HALAL DIDAPAT, OMZET MENINGKAT

Pandemi Covid-19 menyebabkan mayoritas UKM terdampak untuk pemasaran produknya. Salah satu dukungan Pemerintah melalui Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah yaitu dengan memfasilitasi pendaftaran sertifikasi halal produk untuk meningkatkan kembali pemasaran produk UKM. Dengan memiliki Jaminan Produk Halal dapat memberikan kenyamanan, keamanan, keselamatan dan kepastian ketersediaan produk halal bagi masyarakat dalam mengkonsumsi produk halal.

Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah melalui bidang Restrukturisasi Usaha dan Pembiayaan memfasilitasi sertifikasi halal tahap ke 4 dalam rangkaian Fasilitasi Halal 500 UKM se Jawa Tengah Tahun 2022. Dalam rangkaian sertifikasi halal dilaksanakan Bimbingan Teknis Sistem Jaminan Halal pada tanggal 26-28 Januari 2022 bertempat di Hotel Plaza Semarang dengan jumlah peserta 100 UKM yang berasal dari kota Semarang, Kendal, Demak, Grobogan, Jepara, Pati, Batang, kab. Pekalongan, kota Pekalongan, Kebumen dan Temanggung.

Dalam sambutannya Prof. Dr. H. Ahmad Rofiq, M.A selaku Direktur LPPOM MUI Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa para peserta wajib melengkapi semua berkas dokumen yg digunakan sebagai syarat halal. Selain itu komponen-komponen manajemen produksi juga harus disiapkan untuk mendukung kehalalan produknya. Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si selaku ketua MUI Jawa Tengah menambahkan bahwa dengan potensi penduduk Indonesia yg hampir 90% beragama islam menjadi peluang bagi UKM untuk menjual produk halal dengan pemasaran yg lebih luas. Mengakhiri sambutan sekaligus membuka kegiatan Bimtek SJH, Sekretaris Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah bapak Ir. Agus Suranta, M.Si berpesan kepada para peserta agar program pendaftaran halal dari pemerintah agar bisa disebarluaskan dan dimanfaatkan kepada sesama pelaku usaha untuk mendukung program Pemerintah sesuai Undang-Undang No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.