Fasilitasi Study Kelayakan Usaha bagi UKM

Sesuatu yang tidak terukur, akan sulit untuk diatur...

Salah satu langkah menuju UKM mandiri dan naik kelas adalah pemahaman pelaku UKM dalam mengukur kekuatan dan kelemahan usaha yang dijalaninya.
Berbagai strategi dan langkah pengembangan akan dapat diterapkan saat UKM memahami bisnisnya sendiri dengan lebih baik.

Rabu, 2-2-2022
Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan dua pelatihan bagi UKM yaitu Fasilitasi Study Kelayakan Usaha bagi UKM yang diikuti 30 peserta UMKM dari Salatiga, Grobogan, Sragen, dan Klaten serta Fasilitasi Peningkatan Akses Pembiayaan melalui Literasi Keuangan dengan 50 peserta UMKM dari Salatiga, Kab Semarang, dan Kota Semarang. Acara dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi UKM Kota Salatiga, Bapak Roch Hadi, SH, MM.

Menghadirkan narasumber kompeten pada bidangnya yaitu pengelolaan keuangan secara digital dari Buku Warung dan Link Aja, Naruna Ceramic sebagai UKM yang bertahan dan sukses melewati masa pandemi, Inkubator Bisnis Unnes yang membimbing UKM dalam menyusun studi kelayakan bisnis, serta Shopee sebagai e-commerce ternama yang akan membantu pengembangan pasar UKM.

Harapannya dari kegiatan ini UKM dapat mengelola bisnisnya dengan lebih terukur, memanfaatkan aplikasi digital dalam pengelolaan usahanya agar berjalan lebih efisien, dan pengembangan pasar melalui marketplace.