TAMPIL MENAWAN DENGAN GARAM

Kok bisa?
Hayo, banyak yang belum tahu kan kalau garam tidak hanya dibuat untuk bumbu dapur saja. Yuk kita kupas !!

Selasa (22/2/2022) di Hotel Grasia Kota Semarang dalam Acara Bimtek Penataan Manajemen Usaha Koperasi selama 3 hari (22 - 24 Februari 2022) tidak menyurutkan semangat petani garam untuk terus belajar mengembangkan usaha garam ke bentuk produk yang unik dan tidak kalah kekinian.

Sambutan sekaligus pembukaan yang disampaikan oleh Bapak Bima Kartika SH, MM selaku Kepala Bidang Kelembagaan Dinas Koperasi UKM Prov. Jateng menyampaikan beberapa poin diantaranya koperasi harus berkolaborasi untuk memajukan usaha garam, perubahan mindset petani untuk bisa berpikir kreatif dan inovatif dan menjadi produk solutif bagi masyarakat saat ini dan yang terpenting tidak menunggu bantuan dari pemerintah.

Selain itu, Bapak Bima Kartika memberikan semangat kepada Koperasi garam untuk bangkit dan memajukan koperasi yang baik dan benar.

Lantas, inovasi garam seperti apa yang dimaksud?

Pengembangan usaha garam perlu adanya diversifikasi yaitu dengan membuat olahan garam menjadi produk pharmasi seperti cairan infus, garam medis, kemudian membuat produk kecantikan seperti garam SPA bahkan bentuk bumbu dapur lain seperti garam rendah natrium, garam popcorn dan semua memiliki harga jual yang menjanjikan.

Maka strategi pemberdayaan yang dapat dikembangkan koperasi adalah perlunya penyusunan roadmap untuk pengembangan produk garam, peningkatan kemampuan anggota koperasi dalam mengembangkan 3K (Kuantitas, Kualitas , Kontinuitas) serta peningkatan skill SDM agar lebih siap menghadapi pasar global.