KOPERASI HARUS PERBANYAK ANGGOTA

Primer Koperasi Karyawan (Primkokar) perum perhutani KPH Balapulang merupakan salah satu Koperasi karyawan yang patut diacungi jempol pasalnya ditengah kesibukan mengurusi hutan para pegawainya masih terus aktif mengembangkan Koperasinya. Koperasi yang terletak di Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal Sabtu, 5 Maret 2022 dapat menyelenggarakan RAT tutup buku tahun 2021.
Hadir dalam kegiatan tersebut Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa tengah yang diwakili Bapak Luqman dan Bapak Dyan Arima, Administratur Perum Perhutani, Kepala TU, Kasi di Lingkungan KPH dan segenap pengurus, pengawas serta Anggota perwakilan yang diundang.
Administratur KPH Balapulang Bapak Haris Setiana, S.Si, M.Si selaku Pembina dalam sambutannya mengatakan bahwa potensi pengembangan usaha terbuka lebar. Beliau mencontohkan KPH Cepu memiliki unit pertokoan maju yang mampu melayani masyarakat. untuk itu beliau berharap agar Primkokar KPH Balapulang bisa belajar dari sana untuk bisa membuka unit pertokoan.
Lebih lanjut beliau berpesan di lingkungan KPH balapulang ada lebih dari 300 tenaga outsourshing bisa direkut menjadi anggota.
“Kenapa harus direkut jadi anggota agar sama-sama menikmati hasil dari berkoperasi seperti pelayanan, SHU dan pemenuhan kebutuhannya. Inilah bentuk kesejahteraannya” terang beliau.
Oo…agar sama-sama sejahtera to….

Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah yang diwakili Bapak Luqman dari bidang kelembagaan mengapresiasi Primkokar KPH Balapulang yang mampu melaksanakan RAT sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja selama setahun.
Selain itu juga disampaikan pentingnya pendidikan bagi anggota tidak hanya perkoperasin tetapi juga pendidikan “life skill” atau kewirausahaan sebagai bekal nantinya ketika purna tugas. Kemudian dari unit usaha yang ada meliputi simpan pinjam, pertokoan, pengadaan dan jasa angkutan dan kemitraan untuk bisa dikembangkan dengan melihat potensi sekitaran kantor yang merupakan jalur ramai.
“Disekitar kantor ini sangat potensi untuk dikembangkan Toko modern dan juga produk-produk dari hutan seperti madu yang bisa dikembangkan” lanjut Beliau.
Setelah acara pembukaan kemudian RAT dilanjutkan dengan laporan pertanggungjawaban Pengurus dan pengawas Koperasi.
Walapun tugas utama menjaga hutan namun Koperasi tetap dijaga juga, Koperasi kamu???