ERA REVOLUSI 5.0 KOPERASI HARUS SURVIVE DAN BERKUALITAS

Sabtu (5/03), RAT ke-9 T.B 2021 KSPPS BMT NUSA KARTIKA berlangsung di aula kantor KLU KSPPS BMT Nusa Kartika, Warulor Wiradesa. Hadir dalam acara tersebut segenap Pengurus, Pengawas, Dewan Pengawas Syariah, Pengurus MWC NU Kec.Wiradesa, perwakilan anggota KSPPS, Bpk.Arif Wahyu Hidayat, SE (Kabid Koperasi Dinas Koperasi UKM dan Naker Kab.Pekalongan) serta Desy Arijani, SE.MM (wakil dari Dinas Koperasi UKM Prov. Jateng).

Tema yang diangkat di RAT ke-9 ini yaitu Peningkatan Kualitas SDM dan Budaya Kerja menuju BMT yang Kuat dan Mandiri. Perjalanan usaha yang telah dilalui setahun belakangan ini memang tidak mudah, baik karena pandemi maupun perubahan tatanan ekonomi yang memang masih belum stabil. Koperasi harus mencari strategi untuk tetap eksis agar bertahan dalam kondisi ini, sehingga koperasi tetap berjalan baik dari aspek kelembagaan, usaha, dan keuangannya.

Salah satu strategi yang dilakukan dengan penerapan budaya kerja yang disiplin dan kompeten, serta peningkatan pendidikan bagi jajaran organisasi agar SDM tetap berkualitas dan professional. Terbukti pada tahun 2020 hasil pemeringkatan menunjukkan predikat Berkualitas.

Pendidikan bagi Anggota pun menjadi prioritas utama dan penting untuk dilakukan, dengan jumlah anggota per Desember 2021 sebanyak 5.941 orang, pendidikan dasar tetap dilakukan baik di kantor layanan utama maupun cabang dengan pendidikan berbasis kelompok wilayah ataupun daring. Sebagai penunjang Pendidikan Dasar Anggota, KSPPS telah menerbitkan sebuah buku " Pendidikan Dasar Keanggotaan KSPPS BMT Nusa Kartika" yang bertujuan memberikan pedoman dan edukasi bagaimana sebagai anggota harus bersikap tidak hanya sebagai pengguna jasa akan tetapi juga sebagai pemilik koperasi itu sendiri.

Selanjutnya, terkait dengan pengembangan usaha, program Pembiayaan Kelompok Mitra Sejahtera dipandang cukup berhasil dalam menjaga kestabilan cashflow pembiayaan, mengingat pengembangan pembiayaan reguler sedang mengalami stagnasi dan juga sangat beresiko termasuk proses listing produk lokal anggota sebagai langkah awal badan pemberdayaan usaha melalui jaringan keanggotaan yang dibentuk di pendidikan dasar.

Menghadapi era revolusi 5.0 ini maka penting sekali penguatan organisasi dan kelembagaan koperasi dengan meningkatkan kualitas SDM pengelola/karyawan sebagai ujung tombak pendidikan perkoperasian terhadap anggota. Prioritas pengembangan SDM ini merupakan strategi dasar yang harus disiapkan untuk menopang kinerja koperasi agar bisa survive dan terus berkembang lebih baik.

Maju dan Teruslah Berinovasi KSPPS Nusa Kartika.