PERPAJAKAN KOPERASI, TAKUT APA KEWAJIBAN ?

Lo kok takut? emang pajak menyeramkan ya . .

Seringkali kita mendengar kata pajak yang terbesit adalah keluar uang lagi bahkan orang cenderung ogah-ogahan kalau berhubungan dengan pajak. Namun tahukah anda partisipasi kita dalam membayar pajak sangatlah berarti bagi bangsa, karena pajak yang kita bayarkan akan kembali kepada kita dalam bentuk yang beragam seperti pembangunan, pelatihan, subsidi, dsb.

Senin (7/03), bertempat di Aula Gatotkaca Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Tengah telah berlangsung acara workshop sosialisasi Undang-Undang Harmonisasi Perpajakan (UUHP) bagi koperasi dan UMKM, acara ini terselenggara berkat kerjasama dari Tax Center Politeknik Negeri Semarang (POLINES) dengan Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah yang dihadiri 25 Koperasi dan UMKM secara off line dan 250 secara daring zoom.

Sebagai pembicara dalam workshop ini yaitu Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah, Kanwil DJP 1 Jawa Tengah dan dari Tax Center Polines. Ema Rachmawati (Kepala Dinas Koperasi UKM Jawa Tengah) dalam paparannya mendorong agar Koperasi dan UKM tidak takut untuk membayar Pajak karena pajak yang dibayarkan akan kembali kepada kita. Beliau mencontohkan sumber pendapatan negara sebagian besar berasal dari pajak yang digunakan untuk pembanguann, pemberdayaan seperti pelatihan dan lain sebagainya.
“Kalau anggarannya besar maka pelatihannya juga akan banyak” terang beliau.

Lalu, ibu Rizky Keroshinta (Kanwil DJP 1 Jateng) dalam paparannya menyampaikan bahwa untuk para pelaku UMKM dalam aturan yang baru ini ada keringanan pajak dari usahanya selama omzet dibawah 500 juta maka tidak dikenakan pajak. Namun jika lebih maka dilakukan pengurangan terlebih dahulu sebesar 500 juta.

Dari tim Tax Center Polines yang diwakili DR.Jussmi Amid, SE, MBA, M.Si, Akt menerangkan bahwa jenis pajak ada yang pajak daerah dan pajak pusat. Selain itu ada beberapa sangsi yang ada ketika tidak membayar pajak. Beliau juga menekankan bahwa pendekatan yang dilakukan agar masyarakat tertib membayar pajak juga harus dirubah sehingga masyarakat secara sukarela mau membayar pajak bukan karena keterpaksaan.

Tidak hanya paparan materi saja, setelah acara workshop kemudian dilanjutkan dengan pendampingan laporan keuangan oleh tim Tax Center Polines kepada UMKM dan Koperasi yang hadir secara langsung. Ayo Koperasi dan UMKM mulai tertib bayar pajak, dengan tertib bayar pajak maka ikut mensukseskan pembangunan negara, Pajak dibayar usaha lancar.