PASAR TIADA BATAS, UMKM NAIK KELAS

Semua beralih ke digital, UMKM harus adaptif dengan perkembangan zaman dan menjadikan tantangan pandemi ini sebagai sebuah peluang. UMKM perlu mengadopsi teknologi dengan mengalihkan bisnisnya yang tadinya 100% offline, menjadi kombinasi offline dan online. Pemasaran online merupakan solusi yang murah untuk mencapai pangsa pasar yang lebih luas dan tanpa batas.

Para pelaku bisnis perlu mengoptimalkan pemasaran online dan digital branding sebagai sarana komunikasi dengan target konsumennya. Melalui penyesuaian digital marketing dimana para pelaku usaha dapat menyampaikan pesan hanya kepada pelanggan yang berpotensial dan banyak pelanggan baru dapat tertarik dengan menggunakan teknik yang berbeda.

Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah melalui bidang Restrukturisasi Usaha dan Pembiayaan mengadakan kegiatan NGUCING (Ngobrol Usaha Mancing Ilmu) pada Selasa, 15 Maret 2022 di Aula Gatotkaca. Hadir sebagai narasumber dari Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kanwil DJP Jateng 1, Gelael, dan Grab. Sebanyak 50 peserta hadir dari kota Semarang, kab. Semarang, kab. Demak, kab. Grobogan, kab. Kendal, kab. Brebes, kab. Magelang, dan kab. Sukoharjo.

Kegiatan NGUCING (Ngobrol Usaha Mancing Ilmu) Tematik "Pasar Tiada Batas, UMKM Naik Kelas" ini bertujuan membuka wawasan bagi pelaku usaha tentang perpajakan UMKM, strategi pemasaran baik online maupun offline, memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan daya saing produk dan meningkatkan kepercayaan produk bagi konsumen. Diharapkan dapat membentuk UKM handal berpikir untuk terus bergerak maju dan menjadi pelaku usaha yang adaptif dengan segala situasi dan kondisi sehingga siap menghadapi tantangan.