PPKL Sowan Pondok Pesantren, Ngapain Ya ?

Pondok pesantren pun ternyata punya kegiatan-kegiatan usaha produktif lho, dimana usahanya dikelola oleh para santri sehingga bisa belajar untuk mandiri melalui Koperasi Pondok Pesantren.

Senin (21/03) PPKL Kab.Boyolali sowan untuk melakukan pendataan dan verifikasi keaktifan koperasi di Koperasi Pondok Pesantren Darussalam yang beralamat di Dk.Bandung, Desa Garangan, Kec.Wonosegoro sebagai upaya untuk Supporting ODS data Koperasi, karena koperasi yang berdiri di tahun 2008 tidak pernah melaporkan kegiatan usahanya ke Dinas Koperasi Kabupaten Boyolali.

Menurut informasi dari Pak Kumaidi (Ketua Koppontren Darussalam), koperasi ini masih berjalan dengan menjalankan usaha pertokoan dan kantin untuk memenuhi kebutuhan santri. Hingga bulan Maret (Triwulan 1 tahun 2022) Koppontren Darussalam memiliki 20 anggota yg terdiri dari tenaga pendidik, alumni santri, dan beberapa santri yg masih aktif.

Tentu, dalam perjalanannya ditemui kendala seperti pembukuan koperasi yg belum tertata, SDM pengelola unit usaha yang belum maksimal, dan masih kurangnya pemahaman mengenai Perkoperasian.

Dari hal itu, PPKL Kab.Boyolali menginventarisir kendala yang ada untuk dilakukan pendampingan kedepannya dari mulai tata pembukuan, melibatkan Koppontren untuk mengikuti pelatihan di Dinas, dan perlunya pengembangan usaha Koppontren sehingga bisa memunculkan One Koppontren One Product. Selain itu, Koppontren Darussalam yang semula tidak aktif diharapkan bisa menjadi aktif kembali dan bisa melaksanakan RAT di setiap tahunnya.

Penulis : Adita Ria Putra - PPKL Kab.Boyolali
Penyunting : Addien Al Huda