Tanjung Emas Memenuhi Janji

Waduh, Janji apa ya ?
Sesuai dengan UU No 25 Th 1992 tentang Perkoperasian, Rapat Anggota Tahunan (RAT) merupakan kewajiban setiap koperasi sebagai laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas terhadap seluruh anggota.

Sudah tau kan apa janjinya?
Tau dong, yaitu janji Koperasi yang ada di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang untuk melaksanakan RAT. Nah, koperasi tersebut bernama Koperasi Jasa Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Dan akhirnya janji itu ditepati pada hari Selasa (22/03/2022) dan RAT T.B 2021- dilaksanakan secara langsung di Ming Place Ballrom, New Metro Hotel Kota Semarang turut hadir juga perwakilan dari Dinas Koperasi & UM Kota Semarang, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Tanjung Emas, Ketua DPW Asosiasi Pengusaha Bongkar Muat (APBMI) Jawa Tengah, Dewan Koperasidan Indonesia (Dekopin) wilayah Jawa Tengah, dan Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang.

Meski dalam kondisi pandemi covid19, aktivitas bongkar muat di wilayah Pelabuhan dan sekitarnya tetap berjalan, Perwakilan dari KSOP Kelas 1 Tanjung Emas oleh Ir. Muhammad Tohir, M.Si., memberikan apresiasi serta motivasi kepada seluruh pengurus dan anggota atas terselenggaranya RAT ini, selain itu RAT dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan ketat, sekaligus dibukanya acara RAT kali ini.

Selanjutnya, Dinas Koperasi UKM Prov. Jawa Tengah yang diwakili oleh Bima Kartika, SH, MM. (Kabid. Kelembagaan) dalam sambutannya menekankan kepada pengurus dan seluruh anggota koperasi untuk lebih konsisten dalam menjalankan prinsip dan jatidiri koperasi sebagai landasan dasar dalam berkoperasi.

Selain itu, beliau memberikan paparan terkait adanya program dalam proses pengadaan barang dan jasa pemerintah. Saat ini di Jawa Tengah telah ditetapkan bahwa empat puluh persen pengadaan barang dan jasa pemerintah harus berasal dari koperasi atau usaha mikro kecil. Bagi Koperasi Jasa Tenaga Kerja Bongkar Muat juga dapat turut serta dengan memberikan arahan-arahan bisnis dan bimbingan kepada anggotanya yang memiliki usaha. Kami berharap koperasi dapat memanfaatkan kesempatan ini.

Beliau menambahkan, bahwa dalam kondisi saat ini pengurus jangan hanya fokus untuk peningkatan SHU saja, tetapi fokus juga mengenai perbaikan kluster UKM dari anggota koperasi itu sendiri melalui kegiatan penyuluhan, pendampingan, dan pelatihan secara berkelanjutan.

Semoga dengan terlaksananya RAT TB 2021 secara tertulis ini, laporan pertanggungjawaban Koperasi Jasa TKBM tetap dilaksanakan secara transparan dan akuntabel, sehingga bisa menjadi perbaikan untuk koperasi kedepannya.