MBS: Adaptif Melihat Peluang, Usaha Makin Berkembang

Micro Business Simulation (MBS) merupakan sebuah metode peningkatan usaha yang telah dikembangkan oleh SBFIC (Saving Banks Foundation for International Cooperation) Jerman. Pelatihan dengan menggunakan metode MBS bertujuan untuk meningkatkan pemikiran dan cara berwirausaha dengan menerapkannya melalui simulasi, adaptif terhadap peluang, tantangan dan kesempatan usaha serta memahami prinsip-prinsip akutansi sederhana. Materi MBS diharapkan mampu meningkatkan soft skill dan penyampaian materi dilakukan melalui simulasi usaha agar para pelaku usaha dapat lebih mudah untuk menyerap ilmu yang disampaikan oleh narasumber. “Ayo gaes mulai saat ini kita rubah mindset sing penting mlaku, sing penting iso mangan MENJADI usaha jalan, manajemen  jalan, laporan keuangan juga jalan usaha menjadi sehat”.

Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah melalui bidang Restrukturisasi Usaha dan Pembiayaan mengadakan Bimbingan Teknis Wirausaha Pemula Melalui Metode Micro Business Simulation (MBS) lho, bagi 90 UKM yang di laksanakan serentak di Kota  Pekalongan dan Kab. Grobogan  pada tanggal 22 s/d 24 Maret 2022. Para peserta terdiri dari UKM makanan, minuman, craft dan fashion. Dengan menghadirkan Narasumber dari Team Bank Jateng yang telah menerapkan metode MBS untuk pembuatan laporan keuangan UKM.

Harapannya para peserta dapat membuat laporan keuangan sederhana, mengelola manajemen usaha dengan baik, adaptif terhadap teknologi, dapat membaca peluang yang ada dan menjalin kemitraan untuk bertahan di masa pandemi ini. Dengan bekal ilmu yang diperoleh dari Bimtek ini diharapkan UKM dapat semakin kompetitif dan berdaya saing tinggi untuk menuju UMKM Naik Kelas.