parsel UMKM 2022

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, melaunching gerakan penjualan parsel UMKM 2022 atau Sinergi Parcel Lebaran, di Hotel Gumaya, Semarang, Selasa (22/3/2022).

Kepala Dinkop UKM Jateng, Ema Rachmawati mengatakan, pada penjualan parsel UMKM 2021 jumlahnya mencapai Rp2.014.809.600,-Jumlah itu menurutnya, terkumpul dalam kurun dua minggu.
Oleh karena itu, ia yakin dengan persiapan matang, penjualan parsel UMKM tahun ini melebihi nilai tersebut. Nantinya, Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah, akan berkoordinasi dengan Asosiasi Pengusaha Oleh-Oleh (ASPO), sebagai jangkar bagi produk UMKM.
“Nanti Pemprov kerjasama dengan ASPO. Nanti makanan yang telah dikurasi kemudian dibeli putus oleh asosiasi. Di kabupaten pun demikian, maka para pengusaha juga bisa menikmati hasil jualannya langsung,” urainya.
Tahun ini, pihaknya juga menggandeng marketplace lokal Blibli, untuk mendistribusikan parsel. Itu dilandasi pengalaman, pada 2021 banyak peminat dari luar Jawa Tengah yang ingin membeli produk parsel UMKM namun karena ketiadaan armada pesanan dari warga umum sulit untuk diantarkan.
Terkait paket parsel, Ema menyebut ada empat jenis yakni Khalas seharga Rp 200.000, Sukkari Rp300.000,- , Medjool Rp 400.000 dan Ajwa Rp 500.000. Selain itu, adapula paket di kabupaten tertentu yang dijual mulai dari harga Rp 75 ribu.
Oleh karena itu, ia mengajak dinas, BUMN/BUMD dan pemerintah tingkat dua ikut serta. Adapun, proses penawaran paket parsel akan dimulai tanggal 22 Maret hingga 1 April 2022. Diikuti dengan rekapitulasi pesanan tanggal 4 April dan pendistribusian pada tanggal 25-27 April 2022.
“Blibli akan menawarkan untuk masyarakat umum, jadi ada pesanan serahkan ke UKM yang kirim Blibli. Karena tahun lalu kita ada pesanan. dari Jakarta, Kalimantan, Bandung dan Bogor kita tak punya armada sehingga tak bisa kirim. Nanti sampai H-7 stop, karena teman-teman UKM mau lebaran,” pungkas Ema.