Stok Pisang Melimpah, Warga Desa Karangkemiri Butuh Pelatihan Vokasional

Karangkemiri yang terletak di Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas menjadi Desa Dampingan Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022. Banyak potensi desa yang belum digarap di desa tersebut mulai dari potensi wisata agro, adventure offroad, potensi tanaman hortikultura, bambu hingga pisang cavendish.

Dengan penduduk 6.297 jiwa atau 2.071 KK yang terbagi dalam 5 RW dengan topografi dan akses jalan lingkungan yang kurang memadahi menjadikan 4 RW diantaranya masih jauh dari kata layak dan berada dalam status miskin ekstrem.

Dalam kunjungan langsung ke lokasi penanaman pisang cavendish, terdapat sekitar 6.000 pohon pisang cavendish di Desa Karangkemiri. Pisang-pisang tersebut setiap minggu dilakukan pemanenan dan dipasarkan ke market-market di daerah Yogyakarta khususnya untuk pisang grade A dan grade B. Namun untuk pisang grade C masih menyisakan masalah, sekitar 2 kuintal perminggu belum termanfaatkan. Selain itu juga transportasi dari kebun ke lokasi packaging membutuhkan alat transportasi barang yang khusus agar buah pisang tidak cacat.

Pengelola pisang cavendish dan perangkat desa berharap bisa dilakukan pengolahan untuk pisang-pisang tersebut menjadi makanan yang dapat dikonsumsi dalam jangka waktu yang lebih lama dan bernilai lebih tinggi. Selain itu mereka juga berharap mendapatkan bantuan sarana transportasi barang yang memadahi sehingga memudahkan dalam proses pemanenan.

Subur Topo Prikhanto, Kades Karangkemiri berharap warganya bisa mendapatkan pelatihan UMKM bertema vokasional, khususnya di sektor pengolahan pisang.

"Desa kami punya stok pisang yang melimpah, namun sayang terkadang banyak yang terbuang sia-sia. Nah kami butuh pelatihan untuk mengolahnya agar bisa menjadi produk yang bernilai ekonomis," ujar Subur, Kamis (24/3/2022)