KOPERASI PERLU DIBINA

Seperti yang kita dengar Koperasi tidak tampak di permukaan sebagai “bangun perusahaan” yang kokoh dan terlihat “cantik” dimasyarakat. Hal ini karena koperasi masih menghadapi masalah-masalah baik di bidang kelembagaan maupun di bidang usaha koperasi itu sendiri. Hal ini bermula dari ketidakpatuhan Koperasi terhadap Prinsip-prinsip Koperasi dan Regulasi yang ada. Untuk itu Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa tengah melakukan upaya pembinaan agar Koperasi sesuai dengan jati diri dan prinsip-prinsip koperasi serta regulasi yang ada.

Pembinaan dilakukan bidang kelembagaan terhadap Koperasi Meranti yang beralamat di Ambarawa Kabupaten Semarang pada hari Kamis, 7 April 2022 bertempat di ruang bidang kelembagaan. Hadir dalam acara Kabid Kelembagaan didampingi Kasi Organisasi dan staf. Dari Koperasi tampak lengkap dari unsur pengurus, pengawas, pengelola dan perwakilan anggota.

Dalam paparan pihak Koperasi disampaikan oleh ibu Ika mengatakan bahwa pihaknya sudah beberapa waktu tidak melapor tentang organisasi dan usahanya kepada pihak dinas untuk itu mereka bersedia untuk memperbaiki kelembagaan dan usahanya.

Bima Kartika kabid kelembagaan menjelaskan bahwa Koperasi harus berpegang teguh pada prinsip dan jati diri Koperasi. Sebagai badan hukum maka Koperai juga harus patuh dan taat pada regulasi yang ada salah satunya adalah kewajiban untuk melaporkan organisasi, usaha dan keuangan kepada dinas Koperasi setiap tahunnya melalui penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas tentang pengelolaan Koperasinya dalam forum Rapat Anggota Tahunan (RAT).

Setelah dijelaskan maka para pengurus, pengawas, pengelola dan perwakilan anggota Koperasi meranti sepakat untuk memperbaiki kelembagaan Koperasi sesuai dengan jati diri dan prinsip Koperasi. Selain itu koperasi juga siap untuk mentaati regulasi yang berlaku di Koperasi.

Nah begitu koperasi harus taat aturan dan prinsip Koperasi, Koperasimu bagaimana???