Membuka Rejeki untuk Saling Berbagi

Berawal dari pelatihan pengolahan bahan baku di lingkungan sekitar, Bowo Sutrisno owner Java Ginger mengaplikasikan materi yang diperoleh selama pelatihan dan konsisten untuk berkreasi kini mulai menuai hasilnya. Kondisi alam yang mendukung memberikan berkah berupa jahe yang melimpah. Adapun jahe yang diolah menjadi produk berupa jahe serbuk instan adalah jenis jahe emprit dan jahe merah yang memiliki keunggulan rasa dominan pedas dan nikmat. Hal yang unik dari produk Java Ginger adalah proses produksinya secara manual, tanpa menggunakan mesin otomatis sama sekali. Pengolahan dengan tangan justru memberikan rasa produk yang lebih nikmat dan hasilnya lebih maksimal daripada menggunakan mesin, namun tetap sesuai standar produksi yang higienis. Selain itu, dengan produksi yang masih manual justru memberikan manfaat yang lebih karena dapat memberdayakan masyarakat sekitar untuk terlibat dalam proses produksi.

Produk Java Ginger memiliki beberapa varian seperti Jahe Madu, Jahe Original, Jahe Gula Aren, serta Jahe Merah yang saat ini sudah merambah ke berbagai wilayah melalui sistem reseller dan dengan pemasaran secara online. Kedepan, Java Ginger akan terus berinovasi melalui kolaborasi dengan beberapa UMKM setempat agar tujuan menjadi Icon baru dari Borobudur khususnya di wilayah Giritengah dapat terwujud. Perlahan tapi pasti, Java Ginger mulai membuat terobosan baru salah satunya melalui paket tracking Pegunungan Menoreh dengan diawali minum jahe seduh untuk menghangatkan badan dan menambah stamina. Mas Bowo yang merupakan alumni AMT tahun 2020 di Balatkop UKM Prov. Jateng bertekad akan terus berjuang sehingga usaha yang dijalankan dapat bermanfaat bagi keluarga pada khususnya dan masyarakat sekitar pada umumnya.

#balatkopukmjateng
#diskopukmjateng
#beritapendampingkukmjateng
#umkmnaikkelas
#ReformasiBirokrasi
#PelayananPublik
#ZonaIntegritas