KEKUATAN REINTEGRASI EKS NAPITER DENGAN BERKOPERASI

Pembinaan sekaligus pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan skill dan taraf hidup sangat penting dan terus dilakukan termasuk bagi para Istri Eks Napiter.

Solo (16/09/2022) Gubernur Jawa Tengah, bersama dengan Komandan Densus 88, Walikota Surakarta, Yayasan Gema Salam, Perkumpulan Solo Bersimfoni, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah serta Instansi terkait hadir bersama-sama di Hotel Grand Sae Solo pada dalam kegiatan pembinaan dan penguatan kelembagaan bagi Koperasi yang baru didirikan oleh para Istri Eks Tahanan Teroris ( Napiter) dengan nama KOPERASI SRIKANDI GEMA SALAM MANDIRI.

Dalam program penguatan ekonomi berkelanjutan khususnya kelembagaan usaha yaitu pembentukan koperasi bagi istri Eks Napiter di Provinsi Jawa Tengah ini menjadi salah satu strategi pendekatan reintegrasi eks napiter khususnya dari kalangan perempuan agar memiliki akses yang lebih luas terkait dengan semangat berwirausaha dan pemasaran produk barang dan jasa yang dihasilkan dari keluarega eks napiter.

Di samping itu, adanya kelembagaan koperasi menjadi wadah dan pintu masuk bagi berbagai peluang dan kerjasama kemitraan dari pihak-pihak terkait, baik Non-Goverment Organitation (NGO) maupun pemerintah untuk membantu dan mempercepat pemulihan ekonomi dalam proses reintegrasi eks napiter di tengah-tengah masyarakat.

Dengan pendampingan dari berbagai pihak Koperasi KOPERASI SRIKANDI GEMA SALAM MANDIRI, memulai kegiatan usahanya berbasis Koperasi Konsumen dengan usaha retail. Kegiatan selama 2 hari ini juga telah membekali para anggota Koperasi dengan skill tentang Perkoperasian, Business Model Canvas, Kewirausahaan, Pembayaran Non-Tunai, E-Commerce, Platform Pengelolaan Keuangan.

Selamat untuk KOPERASI SRIKANDI GEMA SALAM MANDIRI, bangun kekuatan dengan kebersamaan dan wujudkan impian kesejahteraan anggota melalui koperasi.


#Koperasi Bisa
#Koperasi Keren