protokol V-D-J

Sejak wabah COVID-19 melanda, kita semua terpaksa mengubah pola hidup secara drastis dengan #dirumahaja, membatasi interaksi dengan orang lain, juga sebisa mungkin tidak bepergian ke luar rumah.?
?
Problemnya adalah, tidak semua orang mampu memahami konsep protokol kesehatan yang aman beserta tingkatan resiko penularan virus dalam setiap kegiatan.?
?
Untuk itu, kami ingin menyampaikan konsep protokol V-D-J (Ventilasi-Durasi-Jarak) untuk diterapkan pada diri dan lingkungan, supaya kita lebih mudah mengukur resiko dan menekan kemungkinan penularan COVID-19.?
?
Ventilasi?
Resiko penularan COVID-19 akan lebih kecil jika ada aliran udara segar hingga terjadi dispersi virus. Berbeda jika di dalam ruangan tertutup dimana udara akan kembali resirkulasi.?
?
Durasi?
Jika ada orang yang sudah terinfeksi COVID-19, maka virus akan bisa keluar dari mulut & hidung di saat bernafas, berbicara, bersin, atau batuk. Resiko penularan akan tinggi seiring lama durasi interaksi dengan orang yang belum terinfeksi.?
?
Jarak?
Menjaga jarak aman sejauh 2m, tidak berkumpul dalam kelompok, dan jauhi tempat ramai atau physical distancing sangatlah penting untuk memperlambat penyebaran virus. ?
?
Ketiga hal ini: VENTILASI, DURASI, & JARAK memiliki keterikatan kuat antar satu dengan lainnya. Resiko penularan COVID-19 dapat diminimalisir jika kita menjaga ketiga hal tersebut, dan resiko akan sangat tinggi jika ketiga hal ini overlap/beririsan.?
?
Stay safe,?
Pakai #protokolVDJ untuk keamananmu!?
#stopthespread

--

@pandemictalks
@ganjar_pranowo
@provjateng
@kominfo.jateng