PEDAGANG TANAMAN KOK BERKOPERASI ?

Apa yang ada dibenak kita ketika mendengar kata Kopeng?
Tempat wisata? Daerah berhawa dingin? atau lainnya? Memang benar semuanya itu.

Kopeng adalah sebuah desa di kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Desa ini berada di lereng Gunung Merbabu, karena berada di lereng gunung, sehingga desa Kopeng ini memiliki hawa yang sejuk dan dingin. Selain itu, Kopeng juga merupakan desa wisata yang memiliki beberapa objek wisata yang bisa dikunjungi diantaranya : Taman Wisata Kopeng, Umbul Songo, Kalipancur, bahkan ada beberapa tempat menarik lainnya.

Rabu (03/02/2021),kami berangkat dari kantor Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah pukul 08.00 wib menuju Kopeng. Sesampainya di Salatiga kami ambil jalur lingkar kota salatiga untuk menuju ke Kopeng.

Ketika kami masuk di daerah Kopeng, kami disambut dengan suasana khas pegunungan yang sejuk dan disuguhkan dengan pemandangan yang sangat eksotik dan menawan, jadi tidak salah jika Kopeng sebagai salah satu destinasi wisata yang menarik.

Eits….. tunggu dulu tujuan kami ke Kopeng bukan untuk berwisata lho. Kali ini kami datang ke Kopeng untuk memberikan penyuluhan pendirian Koperasi. Yaitu Koperasi Memayu Jogo Tonggo, itulah nama Koperasi yang akan didirikan.

Lokasi penyuluhan ini berada di lingkungan wisata tepatnya di balai desa Kopeng kecamatan Getasan, Koperasi yang didirikan oleh mayoritas para petani dan pedagang tanaman hias ini memang harus didukung berbagai pihak. Para petani dan pedagang tanaman hias menyadari untuk bersatu dan sejahtera bersama maka harus membuat organisasi yang bisa menyerap aspirasi dan membangun ekonomi anggotanya, maka pilihan tepatnya adalah dengan berkoperasi.

Hadir dalam pembentukan koperasi yaitu Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah yang diwakili Luqman Arifin staf bidang Kelembagaan, Perwakilan Yayasan dan civitas akademika STIE, PT. Sarana Patra Hulu Cepu, Diskopperindag Kab. Semarang, segenap pengurus, pengawas dan anggota Koperasi.

Mewakili Dinas Koperasi Provinsi Jawa Tengah, kami menyampaikan materi tentang tata cara dan proses pendirian koperasi, jati diri koperasi, dan prinsip-prinsip koperasi.

Materi jati diri dan prinsip koperasi perlu disampaikan karena sebagai pondasi dasar bagi koperasi dalam mengelola usaha koperasi dan organisasinya, dan tentunya memberikan manfaat kepada anggota agar sejahtera.

Diharapkan koperasi ini menjadi embrio koperasi yang bergerak di sektor riil dengan core bisnisnya yaitu memasarkan produk anggota berupa tanaman hias dan lainnya. Sehingga, Di era digital ini juga harus kreatif dan inovatif serta mampu menangkap peluang pemasaran on line melalui berkoperasi.