PENGRAJIN ISOH BERKOPERASI ? INI BUKTINYA . .

Perhatian .. Perhatian
iki ada info penting, info opo kui ?
Ini lho ada para pengrajin di daerah Sragen yang sudah punya Koperasi. Ah Tenane ?

Yo tenan lah, koperasinya bernama Koperasi Produsen Tunas Sukowati Jaya yang beralamat di Jalan Solo-Purwodadi Km.14, Ds. Banaran, Kalijambe, Sragen. Koperasi ini memiliki unit usaha yaitu memproduksi berbagai kerajinan yang memiliki prospek pangsa pasar yang baik dan luas. Karena termasuk koperasi baru, maka perlu dilakukan pendampingan agar koperasi bisa berjalan dan berkembang dengan baik.

Hal ini diungkapkan oleh Pendamping Koperasi dari Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah yang bekerjasama dengan tenaga ahli / konsultan, pada hari Selasa (09/02/2021) bertempat di Balai Desa Banaran, Kec.Kalijambe Kab Sragen. Pengurus dan pengelola berkomitmen untuk mendorong dan mengangkat Sragen sebagai Kota Pengrajin melalui Koperasi, sehingga dengan tekad yang kuat secara bersama-sama, tentu akan menghasilkan sesuatu gerakan ekonomi yang kuat, mandiri, dan bermanfaat.

Kegiatan tersebut bertujuan, untuk memberdayakan anggota melalui koperasi, agar bisa memberi manfaat yang kepada anggota, serta dengan keberadaan koperasi bisa menjadi penggerak roda perekonomian para pengrajin yang berbasis ekonomi kerakyatan dan ekonomi kreatif.

Dalam sambutannya, Lilik Widjanarko S. selaku staff seksi tata laksana Bid.Kelembagaan Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah berharap dengan adanya Pendampingan ini, Kelembagaan dan Usaha Koperasi Tunas Sukowati Jaya semakin maju dan produktif di tengah Pendemi, selain itu dapat menjadi kluster baru dalam menggerakkan roda perekonomian pengrajin melalui koperasi.

Selanjutnya, dengan spirit baru diharapkan Koperasi Tunas Sukowati Jaya ini dapat menjadi pilot project Koperasi Pengrajin di wilayah Jawa Tengah, jika ada kemauan maka kejarlah dan bersamalah, dengan koperasilah jawabannya.

Program pendampingan ini berlangsung selama 3 (tiga) bulan dengan melibatkan Konsultan di Bidang Perkoperasian, sehingga kedepannya progres koperasi bisa di monitoring dan evaluasi secara sistematis.