TIADA HARI TANPA PENDAMPINGAN

Kota Pekalongan (3/3) Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL) kota Pekalongan kali ini kedatangan tamu dari koperasi Dharma Rini. Untuk apa ya ? tentu saja koperasi minta untuk didampingi.

Koperasi Dharma Rini merupakan perkumpulan ibu – ibu Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kota Pekalongan. Keinginan ibu – ibu tersebut datang ke kantor untuk menanyakan bagaimana cara pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) pada tahun ini.

Dari PPKL kota Pekalongan menympaikan bahwa pelaksanaan RAT di masa pandemi ini ada 3 cara, yang pertama tatap muka atau langsung, RAT dengan daring, dan RAT tertulis.

PPKL kota Pekalongan menjelaskan bahwa RAT tatap muka bisa dilaksanakan secara langsung dengan tetap mematuhi prokes

RAT via daring bisa melalui zoom meeting atau google meet, tapi dengan sistem ini berarti semua anggota harus mempunyai gawai android.

RAT tertulis bisa dilakukan dengan cara membagikan kuesioner hasil laporan keuaangan RAT kepada anggota, namun untuk RAT tertulis ini membutuhkan waktu lama karena ketika kuesioner itu dibagikan ke anggota, pihak pengurus juga menunggu anggota untuk mengembalikan kuesionernya.

Setelah anggota mengembalikan kuesionernya, kewajiban pengurus merekap hasilnya dalam bentuk berita acara rapat anggota, dan harus ditanda tangani oleh 3 orang perwakilan dari anggota (bertindak selaku pimpinan sidang, sekretaris sidang dan saksi).

Semuanya harus perwakilan dari anggota selain pengurus dan pengawas, kemudian dari hasil berita acara itu dibagikan lagi ke anggota. yang menarik dr RAT tertulis ini, bahwa pembagian SHU, uang transport dibagikan ketika anggota sudah mengembalikan kuesioner.

Tidak selesai sampai disitu kewajiban Pengurus masih ada tanggung jawab untuk menyampaikan laporan RAT setelah sudah ada hasil berita acara RAT ke dinas sebagai bukti bahwa kopersi sudah melaksanakan kewajiban nya menyampaikan hasil kinerjanya selama 1 tahun ini.

Mau pelaporan dalam bentuk apapun koperasi diharapkan harus tetap melakukan pelaporan dengan berbagai cara yang ditawarkan untuk dalam mengatasi pandemi.